Berobat Keluar Negeri Jadi Pilihan Masyarakat Indonesia

by | Mar 20, 2019 | General, Healthy Lifestyle

Berobat keluar negeri masih menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pengobatan lebih baik dengan berbagai alasan dari segi fasilitas dan tenaga medis yang dianggap lebih berkompeten dan kredibel.

Jika di pertimbangkan berobat keluar negeri kalau hanya untuk mendapatkan second opinion bisa memakan banyak waktu dan biaya. Pasien yang mencari second opinion untuk berobat ke luar negeri rata-rata masih dari pengalaman pribadi, kerabat, ataupun orang dekat lainnya bahkan saat ini diagnosis informasi online melalui situs pencari “Google” telah menjadi favorit masyarakat dalam mencari informasi.

Berobat keluar negeri Perkembangan digital sampai dengan saat ini sangat diperlukan oleh para masyarakat dan pasien khususnya yang mengidap penyakit kronis, ketersediaan alat dan informasi digital sangat membantu pasien untuk mendapatkan informasi kesehatan mereka secara tepat dan akurat dan bagi beberapa pasien yang memerlukan perawatan seumur hidup atau berkesinambungan, aplikasi kesehatan +hubsehat bisa menjadi salah satu solusi bagi mereka yang ingin berobat ke luar negeri.

Aplikasi +hubsehat sebagai salah satu sumber daya online yang mendukung pasien dalam memonitor perkembangan kesehatan mereka dan memberikan informasi yang bisa menghubungkan pasien dengan dokter di seluruh dunia sehari-hari mereka.

Dengan feature second opinion dalam aplikasi +hubsehat sangat membantu pasien mengakses informasi yang valid dan dapat divalidasi sebelum mereka memutuskan untuk berobat keluar negeri.

Feature Second Opinion ini sangat membantu para pasien dalam menghemat waktu dan biaya. Mengutip laman tribunnews.com. Indonesia Services Dialog (ISD) mencatat jumlah orang Indonesia yang berobat ke luar negeri mengalami peningkatan hampir 100% selama 10 tahun terakhir. Jika di tahun 2006 terdapat 350 ribu orang pasien, tahun 2015 melonjak menjadi 600 ribu pasien dengan total pengeluaran pasien Indonesia di luar negeri pada tahun 2015 mencapai $1,4 miliar atau setara dengan Rp 18,2 triliun

Akan sangat efektif bila mereka berobat ke luar negeri setelah mereka bisa memastikan hasil diagnosis penyakitnya, dan mengetahui informasi rumah sakit mana yang sebaiknya didatangi. dengan demikian, baik waktu ataupun biaya si pasien tidak akan terbuang percuma.

Aplikasi +hubsehat sebagai Rekam medis elektronik (EMR) yang unik dan ada di beberapa platform populer seperti Android, IOS dan WEB base menjadi solusi masyarakat sebelum memutuskan untuk berobat keluar negeri.

Share This