Manfaat Medis Dari Puasa Bulan Ramadhan

by | May 2, 2019 | General, Healthy Lifestyle

Manfaat medis yang di dapat dari puasa Ramadhan lebih kepada hasil dari puasa itu sendiri, Kebanyakan orang yang taat (Muslim) tidak berpuasa karena manfaat medis tetapi karena telah ditahbiskan kepada mereka dalam Al Qur’an.

Puasa secara umum telah digunakan dalam pengobatan untuk alasan medis termasuk manajemen berat badan, untuk sisa saluran pencernaan dan untuk menurunkan lemak. Ada banyak efek buruk dari puasa total serta apa yang disebut diet ketat. Puasa Islami berbeda dari rencana diet seperti itu karena dalam puasa Ramadhan, tidak ada kekurangan gizi atau asupan kalori yang tidak memadai. Asupan kalori Muslim selama Ramadhan berada pada atau sedikit di bawah pedoman persyaratan nasional. Selain itu, puasa di bulan Ramadhan diambil secara sukarela dan bukan merupakan pemaksaan dari dokter.

Ramadhan adalah bulan pengaturan diri dan pelatihan diri, dengan harapan bahwa pelatihan ini akan bertahan setelah akhir Ramadhan. Jika pelajaran yang diperoleh selama Ramadhan, baik dalam hal asupan makanan atau kebenaran, dilakukan setelah Ramadhan, itu bermanfaat untuk seumur hidup seseorang. Selain itu, jenis makanan yang diambil selama bulan Ramadhan tidak memiliki kriteria tertentu dari diet ketat seperti yang hanya mengandung protein atau diet jenis buah saja. Segala sesuatu yang diizinkan diambil dalam jumlah sedang.

Satu-satunya perbedaan antara Ramadhan dan puasa total adalah waktu makanan; selama bulan Ramadhan, pada dasarnya melewatkan makan siang dan sarapan pagi dan tidak makan sampai senja. Pantang air selama periode ini tidak buruk sama sekali dan pada kenyataannya, itu menyebabkan konsentrasi semua cairan dalam tubuh, menghasilkan sedikit dehidrasi. Tubuh memiliki mekanisme konservasi air sendiri; pada kenyataannya, telah ditunjukkan bahwa sedikit dehidrasi dan konservasi air, setidaknya dalam kehidupan tanaman, meningkatkan umur panjangnya.

Manfaat Medis

Efek fisiologis dari puasa termasuk menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol dan menurunkan tekanan darah sistolik. Padahal, puasa Ramadhan akan menjadi rekomendasi ideal untuk pengobatan diabetes ringan hingga sedang, stabil, non-insulin, obesitas dan hipertensi esensial. Pada tahun 1994 Kongres Internasional pertama tentang “Kesehatan dan Ramadhan,” yang diadakan di Casablanca, memasukkan 50 makalah penelitian dari seluruh dunia, dari para peneliti Muslim dan non-Muslim yang telah melakukan studi ekstensif tentang etika medis puasa. Sementara peningkatan dalam banyak kondisi medis dicatat; Namun, puasa sama sekali tidak memperburuk kesehatan pasien atau kondisi medis dasar.

Ada efek psikologis puasa juga. Ada kedamaian dan ketenangan bagi mereka yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Permusuhan pribadi minimal, dan tingkat kejahatan menurun. Peningkatan psikologis ini dapat dikaitkan dengan stabilisasi glukosa darah yang lebih baik selama puasa karena hipoglikemia setelah makan, memperburuk perubahan perilaku. Demikian pula, pembacaan Al Quran tidak hanya menghasilkan ketenangan hati dan pikiran, tetapi meningkatkan daya ingat.

Manfaat MedisBagi wanita hamil dan pasien yang menderita penyakit kronis, baik diabetes, hipertensi, jantung atau pasien dialysis (cuci darah) bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti Aplikasi kesehatan +hubsehat.

Aplikasi kesehatan +hubsehat menjadi solusi untuk membantu anda memonitor perubahan berat badan, tekanan darah sampai gula darah anda selama melakukan ibadah ramadhan sampai dengan seterusnya +hubsehat dapat meminimalisir resiko mengalami perubahan berat badan berlebih, diabetes kronis, darah rendah dan darah tinggi (hipertensi) sampai anda bisa menjalani puasa ramadhan dengan tenang dan nyaman.

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1440 H

 

Share This