Kasus Baru Covid-19 di indonesia Alami Penurunan 11%

by | May 5, 2020 | General, Healthy Lifestyle

Dilansir dari detik News Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Letjen Doni Monardo menyebut laju kasus baru virus Corona di Indonesia mengalami penurunan sebesar 11%. dalam konferensi video seusai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (4/5).

Teramati dari situs corona.jakarta.go.id, Senin (4/5/2020), kasus baru pada hari ini tercatat ada 55 kasus. Terakhir kali Jakarta mencatatkan kasus baru yang lebih rendah dari hari ini adalah pada 31 Maret lalu dengan 14 kasus baru.

Berikut adalah catatan jumlah kasus baru, atau penambahan kasus positif COVID-19 per harinya, dalam sepekan terakhir di Jakarta:

  • 28 April: 118 kasus baru
  • 29 April: 83 kasus baru
  • 30 April: 105 kasus baru
  • 1 Mei: 145 kasus baru
  • 2 Mei: 72 kasus baru
  • 3 Mei: 62 kasus baru
  • 4 Mei: 55 kasus baru

Kasus Baru Covid-19

Epidemiolog soal Laju Kasus Baru Corona Turun 11%: Waspada Jumlah Tesnya

Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menilai laju kasus baru virus Corona di Indonesia yang mengalami penurunan sebesar 11% perlu diwaspadai. Dikhawatirkan penurunan itu hanya tergantung pada jumlah kasus positif pada jumlah tes yang dilakukan.

“Yang perlu diwaspadai adalah satu, jumlah tesnya. Jadi kita hanya bisa interpretasi data itu secara benar kalau kita tahu jumlah yang dites per harinya berapa. Karena jumlah yang positif kan tergantung jumlah yang dites, kalau jumlah tes turun, positifnya pasti turun juga, nah kita harus bandingan dengan jumlah yang ditesnya,” kata epidemiolog FKM UI, Iwan Ariawan saat dihubungi Rolando Fransiscus Sihombing detik news, Senin (4/5/2020).

Hal yang perlu diwaspadai kedua adalah penurunan itu bisa saja hanya berdasarkan data satu atau dua hari. Iwan menilai terlalu dini bila angka tersebut berdasarkan waktu yang singkat.

“Kemudian kita harus hati-hati kalau baru turun 1 atau 2 titik, 1 atau 2 hari gitu ya. Itu bisa saja cuma variasi saja, nanti bisa naik lagi. Jadi terlalu dini kalau kita lihat 1 atau 2 hari atau 3 hari turun kita mengatakan itu sudah turun,” ujar Iwan.

“Kita berharap semoga turun, tapi masih terlalu dini untuk mengatakan itu sudah turun,” imbuhnya.

Soal penurunan kasus Corona di Jakarta, Gubernur Anies Baswedan pernah mengatakan ini bukan berarti Jakarta sudah terbebas dari COVID-19. Masyarakat Jakarta masih harus bertempur melawan virus Corona.

“Ini tidak boleh diartikan sebagai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)-nya kendor, harus kita lebih disiplin, harus kita lebih ketat, karena masih ditemukan kasus-kasus positif di masyarakat,” kata Anies dalam jumpa pers evaluasi PSBB yang disiarkan langsung di YouTube Pemprov DKI, Jumat (1/5) kemarin.

Source:

 

Share This